Moeldoko: Pemerintah Dorong Pihak Swasta Ciptakan Ekosistem Digital Talent Indonesia | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko mengatakan, pemerintah terus berkomitmen mendukung talenta digital nasional, khususnya melalui pendidikan vokasi.

Lebih lanjut, Moeldoko juga mengajak pihak swasta untuk turut berkontribusi dalam pembentukan ekosistem talenta digital di Indonesia.

“Dari target program pengembangan 100 ribu talenta digital di Indonesia melalui pendidikan vokasi, saat ini sudah terbentuk sekitar 60 ribu talenta digital. Pemerintah sangat mengapresiasi kerja sama pihak swasta yang turut mendukung terbentuknya ekosistem digital di Indonesia,” kata dia, dalam kunjungannya ke Kantor Pusat Huawei di Jakarta, Selasa (10/5).

“Oleh karenanya, pemerintah juga terus mendorong inovasi lain dari pihak swasta terutama dalam membentuk talenta-talenta digital di Indonesia,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Kantor Staf Presiden (KSP) telah menandatangani Nota kesepahaman (MoU) dengan Huawei Indonesia pada Oktober 2020 terkait pengembangan 100 ribu talenta digital di Indonesia.

Baca juga: KSP Moeldoko Ajak Masyarakat Adat Kerajaan Nusantara Waspadai Isu Intoleransi dan Radikalisme

Moeldoko menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dengan pihak swasta seperti Huawei Indonesia mengingat Indonesia hingga tahun 2030 membutuhkan sekitar 9 juta sumber daya manusia (SDM) mumpuni yang menguasai teknologi digital terdepan seperti Cloud, Kecerdasan Artifisial, Analitik Big Data, 5G hingga IoT.

Sementara itu, Huawei bersama dengan the ASEAN Foundation telah membentuk ASEAN Academy Indonesia yang aktif menggelar berbagai pelatihan, seminar, studi banding, sertifikasi, hingga kompetisi yang dirancang memperkaya wawasan, memperdalam pemahaman, serta meningkatkan penguasaan terhadap teknologi-teknologi terdepan.

“Kami sangat mengapresiasi bimbingan dan nasihat dari Bapak Moeldoko kepada kami untuk mendukung transformasi digital di Indonesia. Kami terus berkomitmen untuk menciptakan link and match antara lulusan vokasi dengan industri kerja,” kata Direktur Strategi ICT dan Bisnis Huawei, Mohamad Rosidi.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.