Mudik Lebaran 2022: Kapolda Metro Jaya Perkirakan 3,6 Juta Pemudik Telah Tinggalkan Jakarta | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Setelah dua tahun, kegiatan mudik kembali diperbolehkan pemerintah sejak pandemi Covid-19 mewabah 2020 lalu.

Diperkirakan, 85 Juta warga akan melaksanakan mudik untuk merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman.

Polda Metro Jaya juga memperkirakan sebanyak 3,6 juta orang telah meninggalkan Jakarta dengan kendaraan roda empat.

Angka itu berdasarkan angka statistik yang dihimpun dalam sepekan terakhir.

“Kalau melihat statistik kendaraan yang tinggalkan Jakarta per hari ini, kemarin sudah sekitar 74.000 kendaraan meninggalkan Jakarta. Jika ditotal semua dari H-7 sudah 900 ribuan kendaraan, kalau dikalikan jumlah orang di dalam empat berarti sekitar 3,6 juta,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, saat meninjau Gerbang Tol Cikarang Utana, Kamis (28/4/2022).

Baca juga: Tinjau Arus Mudik di Tol Cikarang Utama, Kapolda Metro: Situasi Lalu Lintas Masih Lancar

Baca juga: Tegur Pemudik yang Berhenti di Bahu Jalan Tol, Kapospam: Bukan Tempat Untuk Istirahat dan Tunggu Bus

Fadil menjelaskan, berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, sekitar 7 juta orang akan meninggalkan Jakarta pada musim libur lebaran tahun ini.

Angka ini sudah mencapai setengah dari total populasi penduduk di Jakarta.

“Menurut survei statistik Kemenhub orang yang meninggalkan Jakarta dengan kendaraan roda empat sekitar tujuh juta, jadi sudah separuh lebih masyarakat yang meninggalkan Jakarta,” ujarnya.

Fadil menuturkan, berdasarkan data dari PT Jasa Marga selaku pengelola jalan tol, tercatat 951.758 kendaraan telah meninggalkan Jakarta sejak H-10 hingga H-5 Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah atau periode 22-27 April 2022.

Angka itu diprediksi akan bertambah seiring dekatnya hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Angka itu merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan keterangan pers usai meninjau posko Pelayanan GT Cikarang Utama, Kamis (28/4/2022).
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan keterangan pers usai meninjau posko Pelayanan GT Cikarang Utama, Kamis (28/4/2022). (Dok. Humas Polda Metro Jaya)

Baca juga: Dishub DKI Mengaku Tak Tahu Soal Peserta Mudik Gratis Pakai Kaos Anies Baswedan Presiden

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek sendiri naik 9,4 persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 yakni 870.371 kendaraan.

Sementara untuk distribusi arus lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu mayoritas dilalui 471.044 kendaraan (49,5 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 289.122 kendaraan (30,4 persen) menuju menuju arah Barat (Merak) dan 191.592 kendaraan (20,1 persen) menuju arah Selatan (Puncak). (*)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.