Mudik Lebaran, Transportasi Udara Bisa Jadi Pilihan, Ini 3 Alasannya | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Angkutan Lebaran 2022 khususnya pada periode arus mudik di bandara-bandara PT Angkasa Pura II berjalan dengan baik.

Presiden Direktur AP II Muhammad Awaluddin mengatakan kelancaran Angkutan Lebaran 2022 di bandara AP II didukung kolaborasi erat di antara stakeholder termasuk pemudik yang merencanakan perjalanan sedari awal atau tidak dekat dengan hari lebaran.

Di samping itu, lanjut Muhammad Awaluddin, moda transportasi udara memiliki tiga keunggulan dalam mengakomodir tingginya permintaan seperti di masa angkutan lebaran.

Baca juga: Update Arus Mudik di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek Pukul 20.57 Wib, Lalu Lintas Terpantau Lancar

“Di saat permintaan masyarakat tinggi untuk bepergian, transportasi udara memiliki tiga keunggulan untuk memenuhi kebutuhan tersebut sehingga kami bersyukur periode angkutan lebaran 2022 khususnya pada arus mudik ini bisa berjalan dengan baik di bandara-bandara AP II termasuk Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia,” kata Awaluddin, Sabtu (30/4/2022).

“Tiga keunggulan yang dimiliki transportasi udara itu dapat membantu memudahkan pemudik dalam melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga,” jelas Muhammad Awaluddin.

Baca juga: Pantau Arus Mudik Lewat Udara, Erick Thohir Pastikan Mudik Tahun Ini Aman

Adapun keunggulan pertama yang dimiliki transportasi udara dalam memenuhi tingginya permintaan adalah fleksibilitas.

“Transportasi udara memiliki fleksibilitas, di mana calon penumpang bisa memilih tanggal dan jam keberangkatan serta maskapai yang sesuai dengan kebutuhan. Apabila di tanggal dan jam keberangkatan yang diinginkan sudah tidak tersedia tiket, maka bisa dipilih alokasi waktu lainnya,” jelas Muhammad Awaluddin.

Kemudian, keunggulan kedua adalah transportasi udara memiliki kapasitas yang dapat disesuaikan dengan permintaan.

“Apabila permintaan tinggi, AP II selaku operator bandara akan berkoordinasi dengan maskapai dan ground handling serta pihak terkait lainnya untuk menambah kapasitas kursi penerbangan melalui mekanisme extra flight (penerbangan tambahan), pengaturan slot time penerbangan, perpanjangan jam operasional bandara, dan lain sebagainya,” ungkap Muhammad Awaluddin.

Sementara itu keunggulan ketiga yang dimiliki transportasi udara adalah luasnya konektivitas penerbangan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.