Muncul Kabar Paracetamol Mengandung Virus Machupo, Pakar Farmasi UGM Sebut Tak Mungkin | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Kembali muncul sebaran informasi mengenai parasetamol P-500 mengandung virus berbahaya Machupo.

Isu virus Mahopu dalam parasetamol ini selalu muncul dari tahun ke tahun.

Baca juga: KLHK Panggil 27 Perusahaan Farmasi Terkait Temuan Kandungan Parasetamol di Perairan Teluk Jakarta

Virus Machupo ini diketahui dapat menyebabkan demam hemoragik yang dapat mengakibatkan kematian.

Benarkah isu tersebut?

Ahli Farmasi UGM, Prof. Dr. rer nat. apt., Endang Lukitaningsih, M.Si., mengatakan dalam produk obat parasetamol 500 miligram terdapat virus Machupo itu tidak benar.

Hingga saat ini, belum ada kajian ilmiah yang membuktikan keberadaan virus Machupo dalam parasetamol.

Baca juga: Penimbunan Obat di Kalideres, Polisi Temukan 730 Boks Obat Terapi Covid-19 dan Parasetamol

“Klaim soal parasetamol mengandung virus Machupo itu salah, tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tuturnya seperti dikutip laman ugm.ac.id, Selasa (2/8).

Ia menjelaskan, ada aturan ketat yang harus dipatuhi perusahaan farmasi terkait cara produksi obat, termasuk parasetamol.

Ibuprofen dan parasetamol Paracaf.
Ibuprofen dan parasetamol . (Istimewa)

Parasetamol diproduksi dengan standar keamanan dan kebersihan yang cukup ketat.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.