Muncul Wacana Prabowo-Muhaimin Usai Pertemuan Kertanegara, Bagaimana Nasib Koalisi Semut Merah ? | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Baru-baru ini muncul wacana duet Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 setelah keduanya melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (18/6/2022).

Dalam pertemuan di rumah Prabowo Subianto tersebut, PKB dan Gerindra diketahui menghasilkan sejumlah kesepakatan dalam menyongsong Pemilu 2024.

Prabowo menyebut pertemuannya dengan Cak Imin tersebut dalam rangka membahas kerja sama kedua partai dalam menghadapi Pemilu Serentak 2024.

“Kita melanjutkan pembicaraan-pembicaraan yang intensif tentunya kita semua sadar bahwa bangsa kita negara kita akan menghadapi proses politik menjelang 2024 Pilpres, Pileg, dan diujungnya Pilkada,” kata Prabowo, Sabtu (18/6/2022).

Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut mengungkapkan sebagai pimpinan partai yang memiliki konstituen dan pengikut yang besar, keduanya merasa memiliki tanggungjawab besar yang harus dijalankan sebaik-baiknya.

Baca juga: PKB Sebut Pasangan Prabowo-Muhaimin Tinggal Menunggu Janur Kuning, Jazilul Fawaid: Saya Yakin Menang

“Dengan demikian komunikasi antara Gerindra dan PKB berjalan dengan intensif dan juga dengan partai-partai lain tetapi Alhamdulillah kita sudah mencapai titik-titik pertemuan, titik-titik kerjasama, titik-titik kesepakatan dimana kita secara garis besar menyatakan keinginan kita masing-masing untuk bersama-sama bekerja sama dengan erat untuk menghadapi tanggungjawab kenegaraan tersebut,” katanya.

Senada dengan Prabowo, Cak Imin juga menyebut pertemuannya kali ini untuk menguatkan kerja sama dalam menghadapi Pemilu Serentak 2024.

“Moga-moga kerjasama kita ini bisa terus dilaksanakan bersama partai-partai lain, untuk menuju suksesnya Pilpres, suksesnya Pilakada dan suksesnya Pileg di 2024. Dan kita PKB dan Gerindra visi misi tujuan dan perjuangannya sama untuk NKRI yang lebih maju adil dan sejahtera,” katanya.

Baca juga: PKB SebutĀ Pasangan Prabowo-Muhaimin Paling Ideal untuk Indonesia

Dalam kesempatan lain, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid dalam tayangan Sapa Indonesia Malam KOMPAS TV, Minggu (19/6/2022) tak menampik bila pertemuan tersebut untuk membahas terkait wacana Pilpres 2024.

Berangkat dari kesadaran bahwa PKB tak bisa sendirian mengusung Muhiamin Iskandar menjadi presiden, maka PKB melakukan komunikasi dengan partai lain.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.