Nancy Pelosi ke Taipei, China Gelar Operasi Militer dengan Luncurkan Rudal di Selat Taiwan | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com  Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING – Angkatan perang China dilaporkan dalam kondisi siaga dengan menggelar operasi militer di kawasan Selat Taiwan setelah AS mengumumkan jadwal kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taipei pada Rabu (8/7/2022).

Ketegangan hubungan antara Beijing dan Washington membuat Pemerintah China menugaskan angkatan perangnya menggelar operasi militer besar-besaran.

Ini merupakan aksi balasan China terhadap tindakan AS yang telah mengabaikan perintah China untuk menjauhi kawasan Taiwan.

“Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) akan meluncurkan serangkaian operasi militer yang ditargetkan untuk melawan kunjungan Nancy Pelosi ke pulau Taiwan, dan dengan tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial,” kata Kementerian Pertahanan China, dilansir Anadolu Agency.

Sebelum China menggelar operasi militer, pihaknya telah lebih dulu memberikan peringatan kepada AS untuk menarik mundur Pelosi dan dewan DPR AS lainnya dari Taiwan, namun peringatan tersebut diabaikan Amerika.

Bahkan Pelosi diketahui telah mendarat di Bandara Internasional Songshan, Taipei pada Selasa (2/8/2022) malam waktu setempat atau sekitar pukul 21.50 WIB.

Baca juga: Gawat, Gara-gara Kunjungan Nancy Pelosi, Situs Kepresidenan Taiwan Down Diserang Hacker China

Munculnya informasi ini lantas membuat China geram hingga pihaknya menyatakan kondisi siaga dengan menerjunkan angkatan militernya di kawasan selat Taiwan pada Selasa malam.

Menurut Kementerian Pertahanan China, Wu Qian langkah ini dilakukan negaranya dengan tujuan untuk mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasional Taiwan yang masih masuk dalam bagian China.

Baca juga: Bursa Saham Asia Pasifik Mayoritas Naik di Tengah Ketegangan AS-China

Meski Taiwan telah memisahkan diri dari China, namun pemerintah China sendiri mengklaim bahwa Taiwan hingga saat ini masih masuk dalam wilayah provinsi  di territorial nya.

Kunjungan pejabat AS ke Taipei dikhawatirkan dapat mempengaruhi Taiwan untuk memisahkan diri dari China dan  berupaya meresmikan kemerdekaan secara de facto. 

Alasan inilah yang membuat China melarang keras AS untuk memasuki kawasan Taiwan.

Melansir dari Reuters, dalam operasi militer tersebut Komando PLA menyebut bahwa pihaknya akan mengadakan latihan gabungan dengan militer udara dan laut di kawasan selat Taiwan utara, barat daya dan tenggara Taiwan.

PLA juga melakukan penembakan langsung jarak jauh di Selat Taiwan, serta meluncurkan  uji coba rudal di laut timur Taiwan, mengutip dari Reuters nantinya operasi militer ini akan dilangsungkan China hingga 7 Agustus mendatang.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.