Nirina Zubir Pesimis Kasus Mafia Tanah Dapat Diberantas di Indonesia, Ini Alasannya | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mohammad Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Nirina Zubir menyaksikan jalannya persidangan kasus mafia tanah yang rugikan keluarganya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (2/8/2022).

Sidang beragendakan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap lima terdakwa.

Mendengar pembacaan tuntutan dari JPU, ada satu hal yang buat Nirina Zubir kecewa yakni tuntutan terhadap tiga terdakwa dari notaris PPAT Jakarta Barat.

Baca juga: Terdakwa Kasus Mafia Tanah Dituntut 15 Tahun Penjara, Nirina Zubir Akui Puas, Tapi Ada Rasa Kecewa

Diketahui, tiga terdakwa, yaitu Farida dan Ina Rosiana dituntut hukuman 4 tahun penjara dan Erwin Riduan hukuman 3 tahun penjara.

Sementara untuk terdakwa Riri Khasmita dan Edrianto dituntut hukuman penjara 15 tahun dan denda masing-masing sebesar Rp 1 miliar.

“Saya sih punya rasa kecewa sekali, kecewanya benar-benar kecewa karena Farida di sini adalah sebagai oknum notaris yang juga kita ketahui sebagai aktor intelektualnya,” kata Nirina Zubir usai persidangan.

Padahal, Istri Ernest Cokelat ini berharap kelima terdakwa mendapat hukuman penjara di atas 5 tahun.

Karena hal itu, Nirina Zubir merasa tidak yakin jika kasus mafia tanah dapat diberantas di Indonesia.

Sebab, kasusnya yang sudah viral ini, JPU hanya menuntut hukuman di bawah lima tahun.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.