ODGJ Bunuh Pelajar di Musi Rawas Utara, Dulu Pernah Dipasung, Acap Emosi Jika Lihat Orang Asing | 31left

TRIBUNNNEWS.COM – Dedi Irwansyah (38), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang memukul seorang pelajar MTs di Desa Biaro, Karang Dapo, Musi Rawas Utara (Murarata), Sumatera Selatan, hingga tewas, punya masa lalu kelam.

Masa lalu Dedi diungkap oleh tokoh pemuda Desa Biaro, Zaida Abdi kepada TribunSumsel.com, Jumat (17/6/2022).

Menurut dia, Dedi dulu sempat dipasung. Kemudian mendapatkan perawatan medis diĀ  rumah sakit jiwa di Kota Palembang hingga Bengkulu.

“Dia itu dulu dipasung, kami membawanya ke Palembang, terus ke Bengkulu, berobat, kalau tidak salah tahun 2015,” kata Zaida.

Baca juga: Kabar Kematian ODGJ AJ Diketahui Keluarga dari Para Tetangga, Diduga Sudah Meninggal Sejak Jumat

Setelah pulang berobat dari rumah sakit jiwa, Dedi menjalani rawat jalan dan secara rutin minum obat dari Dinas Kesehatan Muratara melalui Puskesmas Karang Dapo.

Sejak itu, lanjut Zaida, Dedi tidak pernah mengamuk.

Dedi Irwansyah (38), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membunuh pelajar di Desa Biaro, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), diamankan di Polsek Karang Dapo. (Tribun Sumsel)

Emosi Dedi tersulut apabila melihat ada orang yang tidak dikenalinya atau orang asing masuk ke desanya.

Abdi mengaku tidak mengetahui secara pasti asal mula Dedi mengalami gangguan jiwa.

Baca juga: Pelajar Kelas 1 MTs di Muratara Tewas di Tangan Pria Pengidap Gangguan Jiwa

“Dulu ada orang dari BPN ke desa kami, mau ngukur tanah program Prona, emosi juga dia (Dedi), mungkin dia ada traumatis terhadap orang luar desa ini. Nah ini ada orang jual tikar keliling masuk desa, emosi lagi dia,” kata Abdi.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.