Oknum Brimob & Korban Penganiayaan Saling Lapor Polisi, Kapolda NTT Pastikan Proses Hukum Brimob TW | 31left

TRIBUNNEWS.COM, ATAMBUA – Kapolda NTT Inspektur Jenderal Setyo Budiyanto menegaskan akan menindak anggotanya yang terbukti terlibat kasus pelanggaran hukum.

Oknum yang terlibat kasus pelanggaran hukum dipastikan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hal ini diungkapkan Kapolda NTT Inspektur Jenderal Setyo Budiyanto menanggapi kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Brimob berinisial TW (26).

Oknum anggota Brimob tersebut sebelumnya dilaporkan korbannya Frederikus Yoseph Siku karena telah melakukan penikaman di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Empat Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Pengeroyokan Personil Brimob di Aceh Singkil

Sementara itu anggota Brimob TW juga melaporkan ke Polres Belu, karena mengaku dikeroyok sejumlah pemuda di Halifehan, Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Kota Atambua.

Setyo Budiyanto mengaku sudah mendapat laporan terkait kasus penganiayaan tersebut.

“Kasus itu sudah dilaporkan kemarin dan sedang ditangani oleh Polres Belu,” kata Setyo di Kupang, Minggu (31/7/2022) pagi.

Setyo memastikan akan menindak anggotanya yang terlibat kasus pelanggaran hukum.

“Untuk anggota kita jika ada laporan tetap diproses,” kata Setyo.

Selain diproses hukum, Polda NTT juga akan menerapkan sanksi disiplin bagi anggota yang terbukti bersalah.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.