Pantang Menyerah, Vladimir Putin Kirim Lagi 300 Ribu Pasukan Cadangan ke Ukraina | 31left

TRIBUNNEWS.COM, LONDON – Presiden Rusia Vladimir Putin tetap akan melanjutkan invasi militernya di Ukraina meski 5.000 lebih pasukannya telah tewas di sana sejak awal konflik saat invasi digelar pada 27 Februari 2022 lalu.

Kali ini Vladimir Putin akan mengirim 300.000 tentara cadangan untuk mendukung pasuklan  militernya yang sudah lebih dulu ditempatkan di Ukraina.

Kabar tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu pada Rabu (21/9/2022) dalam sambutan yang disiarkan televisi.

Melansir Reuters, dalam pembaruan pertama Moskow tentang jumlah korban dalam hampir enam bulan berlangsungnya perang, Shoigu mengatakan 5.937 tentara Rusia telah tewas sejak awal konflik.

Presiden Vladimir Putin telah memerintahkan mobilisasi pertama Rusia sejak Perang Dunia Kedua dalam pidato televisi, dengan mengatakan bahwa tenaga tambahan diperlukan untuk memenangkan perang tidak hanya melawan Ukraina tetapi juga para pendukung Baratnya.

Shoigu menepis pernyataan Kyiv dan Barat bahwa Rusia telah menderita kerugian besar dalam konflik tujuh bulan. Dia mengatakan 90 persen tentara Rusia yang terluka telah kembali ke garis depan.

Ini adalah pertama kalinya Rusia memberikan angka kematian resmi sejak 25 Maret, ketika dikatakan 1.351 prajurit tewas.

Pentagon AS mengatakan pada bulan Agustus bahwa mereka meyakini, jumlah personel pasukan Rusia yang tewas atau terluka berkisar antara 70.000 dan 80.000 personel.

Baca juga: Rusia Ungkap 5.937 Tentaranya Tewas, Ukraina Klaim Tentara Putin Yang Gugur 10 Kalinya

Pada bulan Juli, Pentagon memperkirakan korban tewas Rusia sekitar 15.000. Shoigu mengatakan Rusia memiliki 25 juta pejuang potensial yang tersedia.

Keputusan yang diterbitkan di situs web Kremlin mengatakan bahwa panggilan itu hanya akan berlaku untuk pasukan cadangan dengan pengalaman militer sebelumnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.