PBB Gelar Senior Mission Leaders Course di Swedia | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di kota Kungsangen, Swedia para pimpinan misi perdamaian PBB dari 26 negara berkumpul.

Mereka tergabung dalam program United Nation Senior Mission Leaders (SML) Course. 

Program yang diikuti para pejabat senior dari perwakilan sipil, militer dan kepolisian dari seluruh dunia berlangsung dari 5-17 Juni di pusat pelatihan misi perdamaian Kunsangen.

Sebagai Police Contributing Country atau negara kontributor kepolisian pada misi PBB, Brigadir Jenderal Pol Krishna Murti menjadi satu-satunya peserta berlatar belakang police officer dari Asia. Latar belakang para peserta lebih banyak dari organisasi sipil dan militer.

Baca juga: Viral Pemudik Bermobil Mewah Memaki Polisi, Brigjen Pol Krishna Murti: Untung Tidak Ketemu Saya!

Dari program SML inilah dipersiapkan rekruitmen untuk pengisian jabatan polisi internasional di negara masing-masing, maupun sebagai pimpinan misi Perdamaian PBB. 

SML memperkuat dan memperdalam pengetahuan, dan manajemen operasional level pimpinan pada Operasi Perdamaian PBB. Dalam perspektif yang lebih luas SML juga bermanfaat bagi pengembangan kerjasama kepolisian internasional.

Brigjen Pol Krishna Murti kini menjabat sebagai Kepala Biro Misi Internasional Divisi  Hubungan Internasional Mabes Polri ini mengkonfirmasi keberadaanya di Swedia. Saat dihubungi Brigjen Pol Krishna hanya menjawab singkat.

“Iya saya sedang di Swedia,” katanya dikutip, Minggu (12/6/2022). 

Mantan Kepala Perencanaan  Kepolisian di markas PBB di New York 2011-2013, tidak menjawab lebih jauh soal pertanyaan misi-misi internasional yang sedang dijalani Polri.  

Polri memang sudah lama mengirim kontingen polisi perdamaian di negara konflik.

Seperti ke Timur Tengah, Bosnia di semenanjung Balkan hingga yang terbaru misi polisi ke Darfur Sudan di Afrika. 

Prestasi Polri dalam misi perdamaian internasional pun cukup sukses. Bahkan  membanggakan seperti diakui oleh negara mitra maupun oleh PBB. 

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.