Pencuri Kulit Alis dan Kelopak Mata 44 Mayat di Barabai Dibawa ke RS H Damanhuri | 31left

Laporan Wartawan Banjarmasin Post Hanani

TRIBUNNEWS.COM, BARABAI – Tersangka pencuri kulit alis dan kelopak mata puluhan jenazah, Sayuti (65) dibawa Rumah Sakit H Damanhuri (RSHD) di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan.

Sayuti dibawa ke rumah sakit untuk memastikan kondisi kejiwaannya.

Kepala Polres HST melalui Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satreskrim, Iptu Suradi, mengatakan, saat ini tersangka masih diobservasi di rumah sakit tersebut.

“Diobservasi sudah empat hari untuk memastikan apakah tersangka mengalami gangguan jiwa atau tidak,” kata Suradi, kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (24/7/2022).

Mengenai berapa lama observasi dilakukan, menurut Suradi, biasanya minimal 7 hari dan malksimal 14 hari.

Baca juga: Kakek Curi Alis dan Kelopak Mata 44 Jenazah, Ngaku untuk Kekebalan, Selalu Dibawa saat Bepergian

Namun,  tergantung hasil pemeriksaan dokter spesialis jiwa di RSUD H Damanhuri tersebut.

Bagaimana jika hasil pemeriksaan tersangka mengalami sakit jiwa?

Suradi menyatakan, penyidikan tetap dilanjutkan, sampai perkaranya dilimpahkan ke kejaksaan.

Sedangkan untuk proses hukum selanjutnya, majelis hakim yang memutuskan apakah nanti terbukti mengalami gangguan jiwa.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.