Pengadilan Pakistan bebaskan pensiunan polisi, 17 lainnya dalam kasus pembunuhan calon model tahun 2018 | 31left

Pengadilan Pakistan pada hari Senin membebaskan seorang pensiunan perwira polisi senior dan 17 lainnya, sebagian besar polisi yang masih bertugas di kepolisian, dalam pembunuhan seorang calon model berusia 27 tahun pada tahun 2018.

Pemuda itu, Naqeeb Ullah, tewas dalam keadaan yang mencurigakan, yang menurut polisi saat itu adalah penggerebekan di tempat persembunyian militan di kota pelabuhan Karachi. Pembunuhannya mengundang kecaman nasional dari aktivis hak asasi manusia dan ribuan orang dari suku Mehsud berunjuk rasa di Islamabad dan tempat lain di Pakistan.

Rao Anwar, yang pada saat itu adalah kepala polisi Karachi, dan yang lainnya ditangkap segera setelah penggerebekan dan diadili pada tahun 2019. Penyelidikan pemerintah selanjutnya menyimpulkan bahwa Ullah, yang berasal dari wilayah Waziristan Selatan, yang pernah menjadi benteng Taliban, telah tidak ada hubungan dengan militan.

PASUKAN KHUSUS PAKISTAN SERBU PUSAT POLISI UNTUK BEBASKAN SANDERA, BUNUH 33 MILITAN TALIBAN PAKISTAN

Petugas polisi Pakistan Rao Anwar menanggapi seorang reporter di Karachi, Pakistan, pada 16 Januari 2018. Pengadilan Pakistan pada 23 Januari 2023, membebaskan Anwar dan 17 lainnya, kebanyakan polisi yang masih bertugas di kepolisian, dalam pembunuhan tahun 2018 terhadap model yang bercita-cita tinggi.

Petugas polisi Pakistan Rao Anwar menanggapi seorang reporter di Karachi, Pakistan, pada 16 Januari 2018. Pengadilan Pakistan pada 23 Januari 2023, membebaskan Anwar dan 17 lainnya, kebanyakan polisi yang masih bertugas di kepolisian, dalam pembunuhan tahun 2018 terhadap model yang bercita-cita tinggi.
(Foto AP/Shakil Adil, File)

Jabran Nasir, seorang pengacara keluarga Ullah, mengatakan pengadilan di Karachi membebaskan Anwar dan yang lainnya karena kurangnya bukti setelah jaksa gagal membuktikan tuduhan yang diajukan terhadap mereka. Pengacara mengatakan dia akan berkonsultasi dengan keluarga dan dapat mengajukan banding.

TALIBAN MEMBUNUH 6 PASUKAN PARAmiliter DI PAKISTAN BARAT DAYA

Keluarga Ullah mengklaim bahwa dia ditangkap beberapa minggu sebelum pembunuhannya dan menuduh penggerebekan itu dilakukan sebagai “tembakan palsu”.

Anwar, yang dipuji karena menangkap sejumlah militan saat dia menjadi kepala polisi, diskors setelah penggerebekan itu dan dilarang meninggalkan Pakistan. Kemudian, selama persidangan, dia pensiun dari dinas.

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Setelah putusan hari Senin, Anwar mengatakan “keadilan telah ditegakkan” dan mengumumkan dia akan menuntut dia dipekerjakan kembali karena penangguhan yang salah.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *