Pengamat: Pertamina Perlu Lebih Gencar Sosialisasikan Pemakaian Pertamax | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi mendorong PT Pertamina lebih gencar mensosialisasikan pengunaan bahan bakar minyak (BBM) Pertamax.

Sebab, jika konsumen Pertalite dapat beralih ke Pertamax, maka pemerintah tidak perlu terbebani ongkos kompensasi atau subsidi yang besar.

“Komunikasi publik baik dari Pertamina unlimited dananya, hanya saya melihat tidak tepat sasaran, porsi edukasi tidak dilakukan sama sekali. Misal pemilihan Pertamax dan Pertalite, bahwa penggunaan Pertamax menguntungkan bagi mesin, saya lihat tidak dilakukan Pertamina,” ujarnya melalui sambungan telepon kepada Tribunnews.com, ditulis Minggu (12/6/2022).

Dia menilai edukasi via media sosial atau medsos menjadi kelemahan Pertamina dalam melakukan komunikasi publik.

Baca juga: Hanya Jualan Produk Non Subsidi, Bisnis Pertashop Terancam Mati Suri, Ini Respon Pertamina

“Harus ditingkatkan karena zaman sudah berubah. Dulu iklan di media cetak, sekarang tidak lagi, Pertamina belum berubah dalam promosinya,” kata Fahmy.

Dia juga mengimbau Kementerian BUMN melakukan hal serupa mempromosikan Pertamax.

Baca juga: Pertamax Dijual Murah Bebani APBN, Mending Dilepas ke Harga Pasar

“Saya kira menteri BUMN bisa membantu, jangan hanya soroti toilet SPBU, tidak proporsional sama sekali. Sangat dikaitkan dengan narsis pencalonan,” pungkasnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.