Pengganti Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan Ditentukan Paling Lambat Pekan Depan | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepolisian RI mengungkapkan sosok pengganti Karo Paminal Mabes Polri Brigjen Hendra Kurniawan bakal ditentukan paling lambat pekan depan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Diketahui, Brigjen Hendra Kurniawan dinonaktifkan dari Karo Paminal Mabes Polri setelah kasus baku tembak di rumah Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

“Minggu depan paling lambat. Nanti kalau sudah ada info akan diinfokan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/7/2022) malam.

Dedi menuturkan bahwa Kapolri telah memberikan perintah kepada Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono agar segera menentukan pengganti Karo Paminal Mabes Polri.

“Nanti dalam waktu dekat akan disampaikan. Bapak Kapolri sudah memerintahkan Pak Wakapolri dan SDM untuk segera mencari siapa pengganti dalam rangka untuk menjabat jabatan harian Karo Paminal,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutuskan menonaktifkan Brigjen Hendra Kurniawan dari jabatan Karo Paminal Polri dan Kombes Budhi Herdi dari jabatan Kapolres Jakarta Selatan.

Keduanya dinonaktifkan buntut kasus baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Baca juga: Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Dugaan Baku Tembak Brigadir J di Polda Metro Jaya Malam Ini

“Pada malam hari ini Pak Kapolri memutuskan untuk menonaktifkan dua orang. Karo Paminal Brigjen Pol Hendra Kurniawan. Kedua yang dinonaktifkan adalah Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Dedi menuturkan nantinya Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran yang bakal menentukan sosok untuk menduduki jabatan Kapolres Jakarta Selatan. Namun, tidak dijelaskan siapa pengganti Brigjen Pol Hendra Kurniawan.

“Siapa pejabat sementaranya akan secara administratif ditunjuk Kapolda,” ungkapnya.

Di sisi lain, Dedi menambahkan bahwa tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih terus bekerja. Dia memastikan mereka akan professional mengusut kematian Brigadir J.

“Tim harus bekerja dengan komitmen bapak Kapolri. Tim harus bekerja secara profesional dengan pembuktian secara ilmiah ini merupakan suatu keharusan. Oleh karenanya, untuk menjaga indepensi tersebut, transparansi dan akuntabel,” katanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.