Perwakilan Marga Hutabarat Sebut Tudingan Pelecehan Seksual Brigadir J Hanya Alibi | 31left

Laporan Reporter Tribunnews.com, Naufal Lanten

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Advokat Pheo Hutabarat menyebutkan bahwa tudingan terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J terhadap istri Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, hanya alibi belaka.

Ia mengatakan skenario terkait kematian Brigadir J ini dibuat seolah-olah Brigadir J sebagai pelaku pelecehan seksual, dengan korban Putri Candrawathi dan Bharada E sebagai saksinya.

Padahal, sambung dia, proses hukum terkait kematian Brigadir J hingga saat ini masih belum berjalan.

“(Dugaan pelecehan sebagai alibi pelaku) Itu dibuktikan dengan bukti-bukti yang janggal. Nah itu sudah selesai. (Tapi) itu jadi stigma di kita kan bahwa adik kami adalah pencabul. Itu yang kita sedih, coba bayangin,” kata Pheo Hutabarat kepada wartawan setelah audiensi dengan Mahfud MD di Kemenko Polhukam, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Pengacara Brigadir J: Bharada E Jadi Tersangka Berarti Tak Ada Pelecehan Terhadap Istri Ferdy Sambo

Ia pun menyesalkan terkait sikap aparat penegak hukum yang seakan-akan membuat Brigadir J sebagai pelaku.

Selain bukti-bukti yang janggal, sambung dia, istri Irjen Sambo pun hingga saat ini belum memberikan keterangan.

Hal itu membuat Pheo heran ada kesimpulan terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.

“Sampai saat ini kan si ibu juga belum memberikan keterangan, kok bisanya mereka menyimpulkan begitu. Tapi itu kita gak mau, itu wilayahnya pengacaranya,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Ayah Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yakni Samuel Hutabarat merespons terkait tudingan pelecehan seksual yang diduga dilakukan anaknya sebelum insiden baku tembak dengan Baharada E di rumah dinas Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.