Piala Dunia 2022 Tinggal Menghitung Bulan, Neymar Malah Terancam Dijebloskan ke Penjara | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Kabar tak sedap menghampiri Neymar yang diduga terlibat dalam kasus pemalsuan nilai transfer saat masih berseragam Barcelona.

Bahkan, Neymar menghadapi resiko ancaman berupa hukuman penjara dua tahun dan wajib membayar denda 10 juta euro akibat kasus pemalsuan tersebut.

Neymar beserta ayah dan ibunya pun diwajibkan untuk hadir di pengadilan pada Oktober mendatang, tepat satu bulan jelang kick-off Piala Dunia 2022.

Neymar Jr. dalam laga melawan Korea Selatan di Stadion Piala Dunia Seoul pada 2 Juni 2022. Neymar terancam masuk penjara di tengah persiapan Brasil berlaga di Piala Dunia 2022, November mendatang.
Neymar Jr. dalam laga melawan Korea Selatan di Stadion Piala Dunia Seoul pada 2 Juni 2022. Neymar terancam masuk penjara di tengah persiapan Brasil berlaga di Piala Dunia 2022, November mendatang. (CHUNG SUNG-JUN / GETTY IMAGES ASIAPAC / Getty Images via AFP)

Baca juga: Piala Dunia 2022 Qatar: Brasil Banjir Pemain Muda, Tite Harap Beban Neymar Berkurang

Dilansir El Pais, kasus Neymar bermula setelah pengaduan dilakukan salah satu grup investasi asal Brasil, DIS.

DIS merasa pihaknya seharusnya menerima 40 persen dari nilai transfer kepindahan Neymar dari Santos ke Barcelona pada tahun 2013 silam.

Hanya saja faktanya ternyata pihak DIS tidak mendapati nominal tersebut dalam transfer yang melibatkan Neymar.

Hingga pada akhirnya, DIS mengajukan permohonan ke pengadilan karena menerima biaya transfer yang berbeda dengan kesepakatan kontrak sang pemain.

Saat itu, Neymar direkrut Barcelona dengan mahar 17,1 juta euro alias kisaran Rp. 260 Milliar.

Hanya saja DIS merasa nilai nominal transfer kepindahan Neymar ke Barcelona sejatinya lebih dari itu hingga mencapai 86,2 juta euro alias Rp. 1,3 Trilliun.

Alhasil DIS menduga ada nominal sekitar 40 persen dari transaksi transfer menguntungkan yang dinikmati pihak keluarga Neymar.

DIS pun tak segan untuk menuduh Neymar melakukan pemalsuan nominal transfer kepindahannya ke Barcelona, dan akhirnya melakukan tuntutan kepada sang pemain.

Layak dinantikan bagaimana perkembangan kasus yang menimpa Neymar tersebut, mengingat ia menjadi pilar penting Brasil menyambut Piala Dunia 2022.

Brasil sendiri akan memulai perjuangannya dalam gelaran Piala Dunia 2022 saat melakoni babak penyisihan Grup G.

Tim Samba harus bisa melewati hadangan Serbia, Kamerun, dan Swiss untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.