Pihak Brigadir J Sindir Polri soal Luka Tembak Belakang Kepala, ‘Pelurunya Pintar Bisa Putar Balik’ | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyoroti soal narasi tewasnya kliennya akibat baku tembak.

Hal ini terkait dengan temuan adanya luka tembak di bagian belakang kepala yang menembus ke hidung.

Jika memang terjadi baku tembak antaran Brigadir J dengan Bharada E seperti yang disebutkan selama ini harusnya posisi keduanya berhadap-hadapan.

“Ya pasti dong kan pelurunya tadi cuma empat. kata Karo Penmas peluru cuman empat yang ditembakkan kan lima yang kena kan empat di kepala, berarti kan dari belakang bukan tembak menembak ya kalau tembak menembak kan hadap-hadapan,” kata Kamaruddin kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

Baca juga: Hasil Autopsi Ulang Butuh Waktu 8 Minggu, Kuasa Hukum Ungkap Asal-usul Informasi Forensik Brigadir J

Dia menyindir jika pistol milik Polri kini sudah canggih.

Peluru itu bisa memutar balik setelah ditembak dari depan.

“Nah ini ditembak dari depan kena belakang (kepala) berarti peluru pintar Polri sudah hebat. Ajudan-ajudan sudah punya peluru pintar, ditembak dari depan mutar balik kena belakang (kepala) kan begitu,” paparnya.

Pihak Brigadir J Beberkan Hasil Autopsi Ulang

Kamaruddin Simanjuntak yang menjadi penasehat hukum atau pengacara pihak keluarga Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, membuka hasil autopsi jenazah Brigadir J ke publik.

Leave A Reply

Your email address will not be published.