Polisi Sebut Pengikut Khilafatul Muslimin Punya Data Identitas Tersendiri, Berniat Gantikan E-KTP | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  РDirektorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali menggeledah kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, Lampung pada Sabtu (11/6/2022) kemarin.

Dalam penggeledahan di markas tersebut, polisi menemukan buku-buku hingga brankas berisi uang miliaran rupiah.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan puluhan data induk anggota Khilafatul Muslimin se-Indonesia yang jumlahnya mencapai puluhan ribu.

“Di sana kita temukan di situ data induk warga Khilafatul Muslimin se-Indonesia yang sampai sore ini kita temukan berjumlah mencapai puluhan ribu,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Minggu (11/6/2022).

Zulpan menyebut data tersebut mirip Nomor Induk Kependudukan atau NIK seperti salam KTP. Tapi, data induk itu digunakan untuk membuat nomor induk keanggotaan baru.

Menurut pendalaman penyidik, data itu akan digunakan untuk menggantikan e-KTP (KTP elektronik) yang diterbitkan pemerintah Indonesia.

“Dan ada temuan menarik, mereka juga sudah membuat Nomor Induk Warga atau NIW yang digunakan Khilafatul Muslimin untuk menggantikan e-KTP yang diterbitkan pemerintah Indonesia,” kata Zulpan.

Dalam penggeledahan itu, Polisi juga menyita komputer yang berada di kantor pusat dan akan diperiksa oleh penyidik.

Baca juga: Polda Metro Jaya Tangkap Lagi Pimpinan Khilafatul Muslimin di Bekasi dan Medan

Terdapat pula branbesi sebanyak empat unit berisi uang tunai senilai Rp 2,3 miliiar. Uang itu diduga digunakan untuk menjalankan operasional organisasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.