Polri Diminta Lakukan Pra-rekonstruksi Suara Tembakan Tewasnya Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komite Pengacara untuk Hak Asasi Manusia (KPHAM) dan Lembaga Kajian Demokrasi Public Virtue Research Institute meminta Polri melakukan prarekonstruksi atas suara tembakan yang terjadi dalam insiden baku tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Koordinator KPHAM Abusaid Pelu mengatakan prarekonstruksi diperlukan untuk mengetahui kebenaran peristiwa dan wujud akuntabilitas kepolisian kepada masyarakat luas dalam membuat kasus baku tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

“Prarekonstruksi suara tembakan itu penting untuk menguji benar tidaknya penembakan tersebut terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo,” kata Abusaid Pelu dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Minggu (24/7/2022).

Pra-rekonstruksi terkait suara tembakan juga kata Abusaid Pelu harus dilakukan guna mengetahui lebih detail jenis senjata dan peluru yang digunakan.

Tak hanya itu, pra-rekonstruksi yang diminta tersebut juga untuk mengetahui jarak tembak yang dilakukan sehingga akhirnya menewaskan Brigadir J.

“Tembakan harus dilakukan dengan senjata dan peluru sama jenisnya. Apa benar ada tembakan di sana dan seberapa jauh tembakan yang katanya berjumlah 12 kali itu terdengar di lingkungan setempat,” kata Abusaid Pelu.

Tak hanya soal Pra-rekonstruksi suara tembakan, kedua lembaga tersebut juga meminta Polri untuk melakukan prarekonstruksi gelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama kali setelah kejadian.

Hal itu penting kata Abusaid Pelu, guna mengetahui langkah Polri pertama kali setelah mendapat laporan, baik itu soal siapa yang hubungi polisi dan siapa penyidik pertama yang berada di TKP.

“Apa saja yang dilakukan saat olah TKP, apakah semua polisi yang datang pertama di lokasi kejadian harus diperiksa apakah sesuai Protap di TKP, apakah mendengarkan keterangan saksi saat itu. Harus ada foto-fotonya,” ucapnya.

Upaya pra-rekonstruksi tersebut juga harus dilakukan guna membongkar adanya beberapa keganjilan penyampaian pers yang dilakukan pertama kali oleh mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes pol Budhi Herdi.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.