Prediksi IHSG Hari Ini, Berikut Saham-saham yang Bisa Jadi Penggeraknya | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pelemahan harga saham masih membayang perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/8/2022).

Potensi terjadinya koreksi disebutkan secara teknikal stochastic RSI berada pada overbought area sehingga IHSG potensi koreksi lanjutan ke kisaran MA10 di 6.920-6.930.

Pada Jumat (29/7/2022) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 0,08 persen ke level 6.951,12.

Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan sebagian besar juga telah merilis kinerja keuangan Kuartal II-2022, dengan demikian katalis positif dari hal tersebut diperkirakan mereda dalam sepekan ke depan

Baca juga: IHSG Selasa Naik 1,15 Persen, Berikut Sektor yang Mesti Dicermati

Dikutip dari Kontan, dia memperkirakan sejumlah saham yang menjadi penggerak IHSG dalam sepekan terakhir telah memasuki area overbought, misalnya saham BUMI, BBCA, BBRI, BMRI, UNTR dan ANTM.

Selain itu, rilis data inflasi pada perdagangan besok akan menjadi penentu arah IHSG. Menurutnya, kalau kenaikan inflasi berlanjut di Juli 2022 dapat meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan BI Rate di Agustus atau September 2022.

“Dengan demikian, pelaku pasar dapat kembali memperhatikan peluang buy on support pada saham-saham defensif, seperti ICBP, INDF, UNVR, KLBF, MYOR dan ERAA,” paparnya.

Sejumlah saham-saham building construction dan properti juga dijadwalkan rilis kinerja sepekan ke depan. Oleh karena itu, PWON, SMRA, ADHI, WIKA dan WSKT dapat diperhatikan.

Saham dengan Market Cap

Saham emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) jumbo bergerak dinamis hingga periode tujuh bulan tahun ini. Perubahan yang kentara tertera pada sektor berbasis komoditas dan teknologi.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.