Puasa Syawal 6 Hari Boleh Dijeda atau Harus Berturut-turut? Berikut Bacaan Niat Puasa Syawal | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Setelah berpuasa di bulan Ramadhan, umat Muslim disunnahkan menjalankan puasa selama enam hari pada bulan Syawal.

Terdapat manfaat yang bisa kita peroleh ketika menjalankan puasa pada bulan Syawal.

Menurut penjelasan Ustaz Dr. H. Ferry Muhammadsyah Siregar MA dari Pesantren Binsa Insan Mulia pada kanal YouTube Tribunnews, puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan berpuasa selama satu tahun.

“Secara matematika bisa kita terangkan bahwa, puasa satu hari di bulan Ramadhan dan puasa dalam bulan Syawal itu diibaratkan seperti berpuasa 10 hari,” terang Ustaz Ferry.

Jadi, hitungannya apabila melakukan puasa Ramadhan ada 30 hari kemudian dikali 10, maka jumlahnya adalah 300 hari.

Baca juga: Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari, Lengkap dengan Bacaan Niat dalam Arab dan Latinnya

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Syawal Tulisan Arab-Latin, Ini Keutamaan Menjalankan Puasa di Bulan Syawal

Kemudian, ditambah dengan 6 hari puasa dikali 10, maka 300 ditambah dengan 60, totalnya adalah 360 hari.

Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya:

“Barangsiapa telah berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian ia mengikuti puasanya selama enam hari lagi di bulan Syawal, maka sesungguhnya ia seperti telah berpuasa selama satu tahun penuh” (HR. Muslim).

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.