Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Diminta Buka Kembali Rute Penerbangan Aceh-Malaysia | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Fraksi PPP DPR RI Illiza Sa’aduddin Djamal meminta pemerintah membuka kembali rute penerbangan Aceh-Malaysia.

Pasalnya, sejak pandemi Covid-19 hingga saat ini rute penerbangan itu ditutup.

Menurutnya, tidak kunjung dibukanya rute penerbangan ini memberi pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh, terutama melalui sektor pariwisata.

“Tak kunjung dibukanya rute penerbangan dari Aceh ke Malaysia tentu menghambat kemajuan perekonomian masyarakat Aceh yang selama ini banyak datang dari Malaysia, Turki dan lain sebagainya,” kata Illiza, dikutip Minggu (12/6/2022).

Baca juga: Maskapai AirAsia Indonesia Tambah Tiga Rute Penerbangan Domestik

Menurut Ketua DPP PPP ini, Aceh dengan penerapan syariatnya, wisata halal dan wisata religi menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk datang.

Lebi lanjut Illiza menjelaskan, bahwa orang Aceh dan Malaysia saling berkunjung tidak hanya untuk tujuan wisata, tapi juga ada tujuan bisnis.

Hal itu dinilai berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi.

“Bagaiamana para pelaku usaha kreatif bisa direct ke Malaysia untuk mempromiskan barang dagangannya,” terang dia.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Maskapai Tingkatkan Frekuensi Penerbangan Agar Harga Tiket Turun

Selain itu, ia juga mendorong agar para pelaku ekonomi kreatif fotografi bisa melaksanakan sertifikasi kompetensi SDM di Aceh, karena selama ini untuk mendapatkan sertifikasi mereka harus ke Medan.

“Sementara para fotografer ini bukan punya duit yang cukup, mereka modal pas-pasan. Jadi dari sekian orang yang ingin mendapatkan sertifikasi kadang hanya satu orang yang bisa, selebihnya banyak yang tidak mampu untuk pergi ke Medan,” tukasnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.