Putin Ancam Balas ‘Aksi Teror’ Ukraina hingga Sebut Pasukan Rusia Tak akan Hentikan Serangan | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Presiden Vladimir Putin menuduh pasukan Ukraina mencoba melakukan “aksi teror” dan menyebabkan kerusakan pada infrastruktur sipil Rusia.

Untuk itu, Putin tidak akan menahan diri dalam menanggapi serangan Ukraina tersebut.

Jika serangan terus terjadi, Rusia akan memberikan tanggapan yang lebih serius.

“Kami benar-benar menahan diri dalam menanggapi ini untuk saat ini,” kata Putin pada konferensi pers pada Jumat (16/9/2022).

“Jika situasinya terus berkembang seperti ini, responsnya akan lebih serius.”

Putin juga berjanji akan terus melancarkan serangannya di Ukraina.

Baca juga: Tingkatkan Hubungan dengan China dan Rusia, Turki Berupaya Gabung ke Organisasi SCO

Putin tetap teguh meskipun ada bukti kuat bahwa pasukannya mengalami kerugian besar dalam serangan balasan Ukraina bulan ini.

Putin mengatakan tujuan utama dari serangan Rusia adalah pembebasan seluruh wilayah Donbas, yakni wilayah Ukraina timur termasuk Donetsk dan Luhansk yang sebagian besar berbahasa Rusia.

Menurut Putin, pasukannya memang bergerak dengan lambat, tetapi tentara Rusia terus menduduki wilayah yang lebih baru dan lebih baru lagi.

“Rencana itu tidak tunduk pada penyesuaian,” kata Putin sebagaimana dikutip Al Jazeera.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.