Putri Candrawathi, Istri Irjen Ferdy Sambo Masih Syok Tidak Mau Bertemu Orang Lain | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Psikolog klinis Ratih Ibrahim turut hadir dalam pemeriksaan yang dilakukan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) atas kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.

Dalam keterangannya,  Ratih yang merupakan dokter yang memeriksa kondisi psikologis dari istri Irjen Pol Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi membeberkan kondisi terkini Putri.

Kata Ratih, saat ini kondisi Putri Candrawathi masih tidak stabil dan masih terguncang.

“Kondisinya (bu Putri) masih syok,” kata Ratih saat ditemui awak media usai  pemeriksaan di kantor LPSK, Jakarta Timur, Senin (1/8/2022). 

Baca juga: Vera Simanjuntak Belum Mundur dari Pekerjaannya, Beda dengan Pernyataan Kuasa Hukum Brigadir J

Tak hanya itu, Ratih juga menyatakan kalau hingga saat ini Putri Candrawathi masih belum bisa bertemu dengan orang lain.

Hal itu yang menjadi salah satu dasar Putri  tidak bisa hadir dalam panggilan pemeriksaan kedua di LPSK.

“Belum bisa, belum bisa bertemu orang dulu,” tukas dia.

Kuasa Hukum istri Irjen pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yakni Arman Hanis juga  memenuhi panggilan pemeriksaan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Pada kesempatan itu Arman membeberkan alasan kliennya tidak dapat hadir. Kata dia, kondisi Putri saat ini masih tidak stabil sehingga tidak memungkinkan untuk datang ke  LPSK. 

“Berdasarkan hasil komunikasi atau konsultasi kami dengan psikolog, makanya kami meminta psikolog hadir untuk menjelaskan kondisi klien kami yang saat ini masih dalam  terguncang dan trauma berat,” kata Arman.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.