Rakorwas Itjen, Menag Dorong Pengawasan untuk Perbaikan Layanan Publik | 31left

TRIBUNNEWS.COM,  JAKARTA – Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Tahun 2022 di Hotel Novotel Mangga Dua Jakarta, 21-23 November 2022. 

Dengan tema “Transformasi Pengawasan Inspektorat Jenderal Menjadi Organisasi yang Adaptif dan Agile”, Itjen Kemenag berharap dengan transformasi pengawasan memberikan perbaikan pada tata kelola Kemenag. 

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan dua Amanah dari Presiden yang harus diselesaikan di Kemenag. 

“Pertama,  layanan  publik  yang  belum  maksimal  sesuai  harapan masyarakat. Kedua, isu kecurangan (fraud) yang ditengarai masih terjadi dalam layanan  publik,  pengadaan  barang  serta  praktik  transaksional  dalam  mutasi promosi jabatan,” tutur Yaqut dalam pembukaan Rapat Koordinasi Pengawasan Itjen Kemenag, Senin (21/11/2022) malam. 

Yaqut menyampaikan sangat concern terhadap perbaikan  layanan publik di Kementerian Agama.

Banyak layanan di Kementerian Agama yang langsung bersentuhan dengan  masyarakat. 

“Katakanlah seperti masalah pernikahan, rujuk, masalah pencatatan waqaf,  pelayanan haji, pembinaan  rumah ibadah, dan pendidikan keagamaan. Jadi ketika masyarakat kecewa dengan layanan yang kita berikan, dengan mudah masyarakat memberikan penilaian terhadap Kementerian Agama,” tambahnya. 

Baca juga: Profil Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama Sekaligus Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan DPP PKB

Yaqut meyakini dengan  digitalisasi layanan publik,  masyarakat tidak perlu  bersentuhan langsung  dengan petugas  yang  memberikan layanan.  Dengan cara ini kita bisa mencegah praktek korupsi dalam layanan publik. 

“Di era digital ini, kita sudah tidak bisa bekerja dengan cara lama dengan cara konvensional, maka arah pelayanan publik ke depan haruslah terdigitalisasi,” tutur Yaqut. 

Gus Yaqut mengatakan, masalah yang dihadapi di Kemenag sudah sedemikian menumpuk.

Karena itu, dia berharap, seluruh aparatur Kemenag saat ini tidak menjadi bagian dari masalah di Kemenag, tapi menjadi bagian solusi dari Kemenag. 

“Oleh karena itu, saya perintahkan Pak Irjan untuk mengawal betul hal ini, saya meminta setiap instruksi yang saya berikan dicatat, dikawal dan dipastikan dilaksanakan oleh seluruh aparatur di Kementerian Agama tanpa terkecuali,” ucap Gus Yaqut. 

Baca juga: Kemenag: Vaksin Meningitis Bukan Syarat Keberangkatan Umrah

Dia pun merasa bahwa Kemenag belum optimal menjawab keluhan masyarakat lantaran masih bekerja dengan cara-cara  konvensional dan belum terbiasa dengan digital. Menurut dia, inilah yang sekarang terus diperbaiki oleh Kemenag. 

“Hal ini kita juga terus perbaiki, saya perintahkan staf khusus untuk mengawal proses digitalisasi di Kemenag.”

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *