Sabotase di Transnistria Lonceng Penanda Meluasnya Medan Perang di Eropa | 31left

TRIBUNNEWS.COM, CHISINAU – Pekan lalu sebuah aksi sabotase dilaporkan terjadi di sebuah wilayah Transnistria Moldova, negara mini pecahan dari Moldova.

Ini negara mungkin terkecil di dunia, yang lokasinya di perbatasan Ukraina-Moldova-Rumania dan juga Rusia. Aksi sabotase ini mengindikasikan medan konflik Ukraina melebar ke barat.

Kolumnis politik dan perang, Brett Redmayne-Titley, menulis artikel panjang di situs Southfront.org, Rabu (4/5/2022).

Ia mengulas kemungkinan melebarnya konflik Ukraina ini bisa membawa benua Eropa ke peperangan baru yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Brett telah menghabiskan 10 tahun terakhir hidupnya bepergian dan mendokumentasikan wilayah yang dilanda peperangan dan membuat buku berjudul “Sorrows of Empire”.

Baca juga: Mengenal Transnistria, Wilayah Pro-Rusia di Perbatasan Ukraina

Baca juga: Eropa Timur Memanas, NATO Pertimbangkan Kerahkan Pasukan ke Bulgaria dan Rumania

Dia telah menulis lebih dari 200 artikel yang semuanya telah diterbitkan dan sering diterbitkan ulang dan diterjemahkan kantor berita di seluruh dunia.

Berikut ini tulisan Brett yang dialihbahasakan, menganalisis dan menjelaskan apa siapa Transnistria Moldova dalam peta geopolitik Eropa.

Brett memperkirakan, Transnistria Moldova akan segera terseret ke dalam perang Ukraina vs Rusia setelah sebagian besar wilayah timur Ukraina mulai dalam kendali Rusia.

Front selatan di Mykolayiv dan Kherson sedang dalam perebutan sengit, mata perang ini akan segera berpindah lebih ke selatan berjarak hanya 100 mil menuju Moldova.

Selain itu, Rumania kemungkinan juga akan segera terseret peperangan di sepanjang aliran sungai Dniestria, perbatasan Ukraina sebelum mengalir ke arah Laut Hitam.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.