Saksi Kunci Sakit Parah, Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Diundur Jadi Pekan Depan | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sidang Kode Etik dan Profesi Polri (KKEP) terhadap Eks Karo Paminal Polri Brigjen Hendra Kurniawan masih belum digelar Polri.

Rencananya, sidang tkode etik erhadap Brigjen Hendra Kurniawan itu bakal digelar pekan depan.

Adapun Brigjen Hendra Kurniawan disidang etik karena menjadi tersangka terkait obstruction of justice penyidikan kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

“Jadi informasi yang saya dapat dari Biro Wabprof untuk Brigjen HK itu nanti akan dilaksanakan minggu depan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).

Dedi menuturkan bahwa sidang etik Brigjen Hendra Kurniawan terus mundur waktunya karena salah satu saksi kunci yaitu AKBP Arif Rahman mengalami sakit.

Dia bilang, AKBP Arif Rahman mengalami sakit yang serius.

“Karena saksi kuncinya memang dalam kondisi sakit tentunya kita harus menunggu dulu sampai dengan kondisi yang bersangkutan sehat. AKBP AR sakit proses penyembuhannya cukup panjang ya karena sakitnya agak parah,” jelas Dedi.

Menurut Dedi, saksi yang dalam kondisi sehat merupakan syarat utama untuk bisa dihadirkan dalam sidang etik.

“Karena salah satu persyaratan untuk bisa dihadirkan dalam sidang kode etik saksi harus dalam kondisi sehat,” pungkasnya.

Baca juga: Robert Bonosusatya Bantah Pinjamkan Jet Pribadi, Akui Kenal Brigjen Hendra Kurniawan 7 Tahun Lalu

Sebagaimana diketahui, Polri telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait obstruction of justice penyidikan kasus kematian Brigadir J.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.