Sejarah May Day, Hari Buruh yang Muncul dari Demonstrasi Besar di Era Revolusi Industri 1.0 | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Hari Buruh adalah peringatan yang dirayakan secara internasional setiap tanggal 1 Mei.

Hari Buruh disebut juga May Day, dikutip dari laman History.

May Day dulunya merupakan hari perayaan festival bangsa Celtic dan perayaan May Day Maypole Dance.

Kemudian, May Day memiliki makna baru sebagai Hari Buruh Internasional yang tumbuh dari gerakan buruh abad ke-19 untuk hak-hak pekerja dan hari kerja delapan jam di Amerika Serikat.

Berikut ini sejarah May Day atau Hari Buruh, dikutip dari Britannica.

Baca juga: 20 LINK Twibbon Hari Buruh 1 Mei 2022 dan Ucapan Selamat Hari Buruh, Bisa Dijadikan Status di Sosmed

Hari Buruh Internasional

Hari Buruh - Demonstran di New York, 1 Mei 1886
Hari Buruh – Demonstran di New York, 1 Mei 1886 (Britannica)

Pada abad ke-19, saat puncak Revolusi Industri, ribuan pria, wanita, dan anak-anak meninggal setiap tahun karena kondisi kerja yang buruk dan jam kerja yang panjang.

Dalam upaya untuk mengakhiri kondisi yang tidak manusiawi ini, Federation of Organized Trades and Labor Unions (yang kemudian menjadi Federasi Buruh Amerika, atau AFL) mengadakan konvensi di Chicago pada tahun 1884.

FOTLU menyatakan “delapan jam harus menjadi hari yang sah tenaga kerja sejak dan setelah 1 Mei 1886.”

Tahun berikutnya, Knights of Labour, yang merupakan organisasi buruh terbesar di Amerika, mendukung proklamasi tersebut karena kedua kelompok mendorong para pekerja untuk mogok dan berdemonstrasi.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.