Seluruh RSUD di Jakarta Kini Berganti Nama Jadi Rumah Sehat Untuk Jakarta. | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Terhitung pada Rabu (3/8/2022), seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta berganti nama menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta.

Selam ini orang datang ke RS karena sakit dan ingin sembuh.

Di sisi lain, selama hampir tiga tahun terakhir pandemi, masyarakat mulai menyadari pentingnya menjaga kesehatan. 

Hal ini yang mendorong penjenamaan (branding) menjadi “Rumah Sehat untuk Jakarta”.

Tidak hanya perubahan nama, kehadiran Rumah Sehat (RS) turut menambah peranan baru yakni aspek promotif dan preventif (pencegahan). 

Baca juga: ARSSI Gelar Seminar Kesiapan Rumah Sakit Hadapi Digitalisasi Sistem Kesehatan

“Kami berharap masyarakat akan memandang rumah sehat dengan cara pandang berbeda.

Agar tak hanya berkunjung di saat sakit, namun juga dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan kualitas kesehatannya,” ungkap Gubernur DKI Jakartam Anies dikutip dari akun Facebook miliknya, Rabu (3/8/2022).

Sehingga, diharapkan masyarakat dapat menjadikan kesehatan sebagai tujuan dan cara hidup. Tak sekadar berganti nama, Rumah Sehat Untuk Jakarta merupakan komitmen mewujudkan transformasi layanan kesehatan termasuk di antaranya transformasi digital. 

Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Kemenkes mengintegrasikan Rekam Medik Elektronik dengan Platform SATU SEHAT. 

Platform ini membuka jalan untuk mewujudkan Integrasi Rekam Medik Elektronik di seluruh fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI Jakarta.

Selain fitur pendaftaran online, Dinas Kesehatan juga memfasilitasi warga Jakarta dengan berbagai fitur layanan upaya kesehatan berbasis masyarakat.

Seperti skrining penyakit tidak menular, skrining kesehatan jiwa, skrining calon pengantin, pencatatan imunisasi serta informasi dan edukasi lainnya. Semua ini nantinya akan terintegrasi di dalam satu platform JakSehat.

“Jadi datanglah ke Rumah Sehat, untuk menjadi sehat dan lebih sehat. Mulai rutin melakukan medical and mental health check up, vaksinasi dan imunisasi, dan berbagai kegiatan yang bersifat promotif preventif lainnya,” kata Anies lagi. 

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.