Sempat Dibantah Ferdy Sambo, Eks Ajudan Tegaskan Senjata yang Jatuh Sebelum Yosua Tewas Jenis HS-19 | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Eks ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer menegaskan senjata yang sempat jatuh dari tangan Sambo sebelum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat tewas berjenis HS-19.

Diketahui, senjata tersebut sempat jatuh saat Ferdy Sambo hendak masuk ke rumah dinas di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 lalu.

Adzan Romer memastikan jika senjata itu berjenis HS-19 saat memberikan keterangan di persidangan perkara pembunuhan berencana Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2022) atas terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

“Apakah HS ini yang saudara lihat jatuh dari mobil pada waktu terdakwa turun di rumah jalan Duren Tiga,” tanya hakim.

“Saya tidak tahu persis senjata HS yang itu atau bukan (yang jadi barang bukti saat sidang). Tapi saya tahu persis itu senjata HS yang mulia (yang jatuh),” jawab Adzan Romer.

Keyakinan Adzan Romer dipastikan lagi oleh kuasa hukum Ferdy Sambo Arman Hanis soal senjata jenis HS-19 yang ditunjukan jaksa penuntut umum dipersidangan benar senjata yang jatuh atau bukan.

Baca juga: Alasan Adzan Romer Ubah Keterangan di Kasus Brigadir J, Akui Tak Jujur karena Takut pada Ferdy Sambo

“Senjata HS, apakah senjata itu yang saudara lihat?” tanya penasihat hukum

“Saya gatau pak, tapi saya pastikan yang jatuh itu HS,” timpal Adzan.

“Dari mana saudara bisa memastikan bahwa senjata itu HS. Sedangkan yang tadi saudara diperlihatkan majelis ketua majelis saudara tidak tahu,” cecar penasihat hukum.

“Saya gak tahu pak karena saya gak tahu nomornya pak. Tapi kalau senjata yang jatuh, saya bisa bedakan, mana HS mana bukan,” tegas Adzan.

Mendengar keterangan dari Adzan, Penasihat Hukum bakal membuktikan soal senjata yang jatuh dari tangan Ferdy Sambo.

“Yang mulia, ini sangat penting buat kita dari mohon nanti kami akan membawa CCTV. Yang nanti diperlihatkan yang mulia jadi pada saat penyidikan itu kita minta dilakukan untuk dikonfirmasi apa yang disampaikan oleh saudara Romer ini,” ujar penasihat hukum.

“Baik nanti JPU akan menghadirkan bersama ahli, begitu ya,” Ujar Hakim ketua Djuyamto.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *