Soal Ganja untuk Kebutuhan Medis, MUI: Tunggu Fatwa dari Para Ulama Keluar | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Menanggapi soal kebutuhan ganja untuk pengobatan, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas buka suara.

Anwar Abbas meminta masyarakat untuk sabar menunggu hasil kajian Komisi Fatwa keluar.

Pasalnya, butuh pertimbangan yang matang untuk memutuskan perkara ini.

“Saya belum bisa menjawab sampai akhirnya nanti Komisi Fatwa sudah bisa menyimpulkan dan mengeluarkan Fatwanya.”

“Insyaallah komisi Fatwa akan mengkajinya, tetapi yang saya garis bawahi Komisi Fatwa terdiri dari para ulama berbagai latar belakang, baik latar belakang ormas maupaun keahliannya, (sehingga) mereka tidak bisa diintervensi, termasuk dari pimpinan maupun orang luar,” kata Anwar dikutip dari Kompas Tv, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Bareskrim Polri Tegaskan Indonesia Masih Jadi Negara yang Menolak Legalisasi Ganja di PBB

Mereka para ulama, kata Anwar, memiliki independensi.

“Mudah-mudahan tidak terlalu lama Fatwa ini segera keluar sehingga dapat dijadikan acuan dalam menghadapi maslah yang ada,” lanjut Anwar.

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta MUI untuk segera membuat fatwa baru terkait izin penggunaan ganja untuk kebutuhan medis.

“Bahwa memang benar ganja itu dilarang dalam arti membuat masalah, dan dalam Al-Quran itu dilarang, (namun) masalah kesehatan itu saya kira pengecualian.”

“Saya minta MUI segera membuat fatwanya untuk bisa dipedomani oleh DPR,” kata Ma’ruf Amin dikutip dari Kompas Tv, Selasa (28/6/2022).

Leave A Reply

Your email address will not be published.