Sosok SAN Terlapor Kasus Pinjaman Online di Bogor: Begini Penuturan Ketua RT | 31left

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR-  Ketua RT mengungkapkan sosok SAN, terlapor dugaan kasus penpuan atau pinjaman online (pinjol), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tercatat 333 orang menjadi korban dengan 116 diantaranya adalah mahasiswa IPB University.

Baca juga: Kronologi Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Berawal dari Iming-iming Kerja Sama dengan SAN

Polresta Bogor Kota pun saat ini akan melakukan penyelidikan dan akan segera memanggil SAN yang saat ini statusnya masih terlapor.

SAN pun sosoknya terungkap oleh salah seorang korban.

SAN dikenal seorang freelancer jasa pembuatan ATM.

TribunnewsBogor.com pun menelusuri jejak dari SAN ini.

Sosok SAN pun terungkap pernah bertempat tinggal di kontrakan wilayah Tegak Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Di gang sempit diantara rumah warga, SAN pernah mengontrak di wilayah itu.

Namun, saat ini SAN sudah tidak mengontrak dan memilih pindah ke wilayah Ciomas Bogor.

Baca juga: Fakta Kasus 126 Mahasiswa IPB Tertipu Pinjol: dari Modus hingga Korban Diteror Debt Collector

Ketua RT setempat, Kamaludin menceritakan, bahwa dirinya mengenal SAN sebagai sosok seseorang yang sopan.

“Dia orangnya sopan. Ga pernah macam-macam. Sama tetangga juga sopan menghargain lah istilahnya. Nah, terakhir dia mengontrak di kontrakan depan rumah saya ini, yang sekarang warung. Ngontrak disini sudah lama sejak dia masih SD, saya juga belum jadi RT. Dia anak yatim, dia tinggal 4 anggota keluarga, ibunya, kakaknya sama adiknya. Tahun nya saya lupa tahun berapa, dia masih SD atau SMP. Pokonya dia ngga lahir disini,” kata RT Kamal saat disambangi di kediamannya, Rabu (16/11/2022) malam.

Kamal melanjutkan, kehidupan dari SAN ini normal-normal saja.

Namun, diakui olehnya, semenjak bekerja, SAN kerap dirundung masalah bahkan  sering terlihat ribut dengan keluarganya.

“Dulu masih sekolah, normal kehidupannya ngga neko-neko. Tapi akhir-akhir ini setelah dia kerja banyak masalah. Dia sering berantem sama ibunya sendiri, sama kakaknya juga, jadi memang meresahkan kalau mau disebut begitu, itu karena berisiknya itu,” ungkapnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *