Survei Litbang Kompas: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Jokowi-Maruf Alami Penurunan | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Litbang Kompas mencatat terjadi penurunan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada periode Juni 2022

Persentase angka tersebut berada di level 67,1 persen, mengalami penurunan 6,8 persen jika dibandingkan pada survei Litbang Kompas pada Januari 2022.

Pada Januari 2022, tingkat kepuasan publik mencapai angka tertinggi sejak 2015 yakni 73,9 persen.

Penurunan cukup dalam terjadi di bidang ekonomi dan penegakan hukum.

Masing-masing mengalami penurunan 14,3 persen dan 8,4 persen

Isu ekonomi menjadi isu yang paling banyak menjadi sorotan dan berkontribusi terhadap turunnya tingkat kepuasan publik.

Isu tersebut antara lain soal pengendalian harga barang dan jasa (64,5 persen) dan penyediaan lapangan kerja (54,2 persen).

Baca juga: Jokowi Kenang Program Kartu Prakerja Dibuat saat Indonesia sedang Dilanda Covid-19

Sementara itu di bidang hukum, ketidakpuasan tertinggi yang disorot publik terkait pemberantasan suap dan jual beli kasus hukum (44,7 persen) dan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (43,2 persen).

Lalu, sebanyak 37,7 persen publik menyatakan tak puas dengan kinerja pemerintah dalam hal menjamin perlakukan yang sama oleh aparat hukum kepada semua warga.

Adapun sebanyak 35,8 persen publik mengaku tak puas dengan kinerja pemerintah dalam hal menuntaskan kasus-kasus kekerasan oleh aparat atau pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.