Taliban Minta Tolong, 1.000 Orang Tewas Akibat Gempa Afghanistan, Masih Ada Korban Tertimbun Puing | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Taliban yang memegang pemerintahan Afghanistan meminta tolong terkait bencana gempa bumi besar yang menewaskan 1.000 orang.

Pemimpin tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada, memperingatkan kemungkinan korban jiwa dan dampak akan meningkat lebih lanjut, ujarnya Kamis (23/6/2022).

Bantuan internasional pun dibutuhkan untuk mengatasi dampak gempa bumi dahsyat di wilayah timur pegunungan.

Selain ribuan korban tewas, sekitar 1.500 orang terluka, dan rumah-rumah hancur.

Korban tewas pun terus meningkat, dikutip Tribunnews dari The Guardian, para korban pun dilaporkan masih banyak yang terjebak di reruntuhan.

Bahkan proses evakuasi tersendat, lantaran daerah-daerah yang terdampak gempa sulit dijangkau lantaran berada di pegunungan.

Baca juga: Berita Foto : Duka Korban Gempa Bumi Afghanistan yang Tewaskan 1000 Orang

Gempa bumi melanda daerah-daerah yang sudah terkena dampak hujan lebat, menyebabkan longsoran batu dan tanah longsor yang menghambat upaya penyelamatan.

Bahkan lantaran minim bantuan, proses penyelamatan dan evakuasi korban dilakukan dengan cara seadanya.

Tm penyelamat dan masyarakat setempat menggali puing-puing reruntuhan dengan tangan mereka pada hari Kamis (23/6/2022), untuk mencari korban selamat.

Rekaman yang dirilis oleh Taliban menunjukkan warga menggali parit panjang untuk mengubur orang mati.

Foto ini diambil pada 22 Juni 2022 dan diterima sebagai izin dari Kantor Berita Bakhtar yang dikelola pemerintah Afghanistan menunjukkan tentara dan pejabat Masyarakat Bulan Sabit Merah Afghanistan di dekat sebuah helikopter di daerah yang dilanda gempa di distrik Gayan, provinsi Paktika, Afghanistan. - Gempa kuat melanda wilayah perbatasan terpencil Afghanistan semalam menewaskan sedikitnya 920 orang dan melukai ratusan lainnya, kata para pejabat pada 22 Juni, dengan jumlah korban diperkirakan akan meningkat saat penyelamat menggali melalui tempat tinggal yang runtuh. (Photo by Bakhtar News Agency / AFP)
Foto ini diambil pada 22 Juni 2022 dan diterima sebagai izin dari Kantor Berita Bakhtar yang dikelola pemerintah Afghanistan menunjukkan tentara dan pejabat Masyarakat Bulan Sabit Merah Afghanistan di dekat sebuah helikopter di daerah yang dilanda gempa di distrik Gayan, provinsi Paktika, Afghanistan. – Gempa kuat melanda wilayah perbatasan terpencil Afghanistan semalam menewaskan sedikitnya 920 orang dan melukai ratusan lainnya, kata para pejabat pada 22 Juni, dengan jumlah korban diperkirakan akan meningkat saat penyelamat menggali melalui tempat tinggal yang runtuh. (Photo by Bakhtar News Agency / AFP) (AFP/Mohammad Amin Huzaifa, kepala departemen informasi dan budaya di Paktika, mengatakan tanah kuburan luas dan panjang digali.

“Orang-orang masih terjebak di bawah reruntuhan,” kata Huzaifa.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.