Terkait Putusan MA, Pemerintah Diminta Kesungguhannya Gunakan Vaksin Covid-19 Halal | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Panitia Kerja (Panja) Vaksin Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mengingatkan Pemerintah tak menyepelekan putusan Mahkamah Agung (MA) No. 31P/HUM/2022 yang yang mewajibkan pemerintah menyediakan vaksin Covid-19 halal, khususnya bagi muslim.

Menurut Kurniasih, pemerintah harus mendukung kebijakan yang telah diatur melalui putusan MA.

“Pemerintah jangan menganggap remeh soal itu, Pemerintah harus menunjukkan political will dengan adanya putusan MA mengenai penggunaan vaksin halal,” kata Kurniasih kepada wartawan, Senin (9/5/2022).

Menurutnya, putusan MA merupakan putusan hukum yang harus dipatuhi pemerintah.

Baca juga: Presiden Jokowi: PPKM Tetap Dilanjutkan Hingga Covid-19 100 Persen Dapat Dikendalikan

Melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pemerintah harus semaksimal mungkin mengupayakan kebutuhan masyarakat terhadap vaksin halal.

Komisi IX DPR sendiri disampaikan sejak awal mempunyai komitmen terkait penggunaan vaksin halal.

Pasalnya, sebagian masyarakat masih ada yang enggan mengikuti program vaksinasi Covid-19. Dimana salah satunya karena alasan keamanan dan kehalalan vaksin yang akan disuntikkan ke tubuh.

“Kami di DPR sudah pernah meminta Kemenkes untuk memperhatikan betul soal vaksin halal. Karena apa? Ini juga untuk membantu pemerintah dalam mencapai target vaksinasi Covid-19, karena masih ada yang menolak karena alasan kehalalan vaksin,” ucap Kurniasih.

“Hasil rapat terakhir kami dengan Kementerian Kesehatan sudah disampaikan, sebelum penutupan masa reses kemarin. Kami minta Kemenkes berkomitmen, apalagi ini sudah ada putusan Mahkamah Agung,” tambahnya.

Baca juga: Luhut: Pandemi COVID-19 di Tengah Momen Idul Fitri Terkendali

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.