Terkena Penyakit Mulut dan Kuku, Ribuan Sapi Dikubur Massal di Malang Jatim | 31left

TRIBUNNEWS.COM, MALANG – Ribuan ternak sapi di tiga kecamatan di Malang Barat, Kabupaten Malang, Jawa Timur dilaporkan mati akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Selain mati, ribuan lainnya juga positif PMK, kondisinya sakit.

Ribuan sapi yang mati itu dikubur bersama-sama dalam kuburan masal  di dalam hutan kawasan Dusun Krajan, Desa Pujon Kidul.

Asmawi, Kepala Dusun Krajan menyatakan, lahan tempat kuburan masal tersebut milik Perhutani. Laporan terbaru yang ia terima ada 115 ekor sapi mati di Desa Pujon Kidul.

Baca juga: 4.692 Ekor Ternak Terindikasi PMK di Aceh Utara Dalam Sebulan Ini

“Pak Kades, Danramil, Camat, Kapolsek, rapat di kecamatan, akhirnya disepakati dikubur di lahan Perhutani. Kalau ada yang mati lagi, dikubur di situ juga. Di lahan Perhutani ada 35 ekor sapi,” ujarnya.

Dipilihnya lahan milik Perhutani itu karena tidak ada lagi lahan milik warga yang bisa dimanfaatkan untuk mengubur sapi, terutama di kawasan Dusun Krajan yang sudah padat penduduk.

“Kalau di Dusun Krajan, lahannya sempit, di Pedukuhan Maron dan Tulungrejo ini, lahannya luas, akhirnya dikubur di lahannya sendiri-sendiri,” ungkapnya.
Berdasarkan data yang diterima Surya (Tribun Jatim Network) dari Pemdes Pujon Kidul, ada 2397 jumlah sapi di Desa Pujon Kidul per 12 Juni 2022.

Dari jumlah itu 1051 dilaporkan sakit, 1220 dilaporkan sehat. 21 ekor sapi dilaporkan dijual.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin, mengungkapkan lambatnya pendataan telah mengakibatkan lambatnya penanganan PMK di KabupatenMalang, khususnya di kawasan Malang Barat yang terdiri atas Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon.

Baca juga: Pasar Kambing di Tuban Ditutup Akibat PMK, Pedagang Nekat Jualan di Pinggir Jalan

Ia tidak menyangkal, ada ribuan ternak sapi yang telah mati. Kuburan massal itu dipilih sebagai salah satu solusi agar penularan dapat ditekan.
Kata Sodikul, proses penguburan sapi mengikuti protokol dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.