Terpilih Kurasi di Pameran Internasional di Paris, ini Kisah Danar Hadi Bersama Shopee | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Jika Anda adalah seorang penggemar batik, nama batik Danar Hadi pasti sudah tidak asing lagi. Nama tersebut mungkin juga pernah Anda dengar ketika berkunjung ke Solo, Jawa Tengah.

Kini, brand batik legendaris asal Solo tersebut berhasil terpilih sebagai salah satu dari puluhan brand UMKM lokal untuk tampil di department store ternama di Paris, Le BHV Marais, selama satu bulan ke depan.

Setelah melewati proses kurasi yang ketat, batik Danar Hadi terpilih untuk ikut serta dalam pameran internasional ini melalui program ‘Java in Paris’. Produk yang ditampilkan di antaranya adalah pakaian batik atasan pria dan wanita, kain batik tulis dan cap, serta aksesori dari kain batik.

Baca juga: Cerita Shiroshima, Brand Batik Tulis Karya Warga Kulon Progo yang Sukses Tembus Paris Bersama Shopee

Kehadiran produk batik Danar Hadi di Paris yang merupakan kota pusat mode dunia menjadi sebuah momentum penting untuk memperkenalkan warisan budaya batik Indonesia dengan adaptasi fesyen modern.

Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Kusuma Dewati Santosa, mengungkapkan rasa bangga atas terpilihnya Danar Hadi untuk tampil di kancah dunia.

“Kami sangat bangga karena brand lokal bisa mendapat kesempatan untuk dikenalkan di Paris. Ini juga merupakan visi dan misi dari pendiri kami, bahwa batik tidak hanya dikenal secara lokal tetapi juga internasional,” ungkapnya.

Baca juga: Java in Paris: Shopee, Pemkot Solo, dan KBRI Paris Bawa Ratusan Produk UMKM Melantai di Prancis

Putri kedua pendiri Danar Hadi itu juga menyebut bahwa hadirnya kesempatan untuk UMKM mempromosikan produk lokal ke mancanegara memiliki dampak yang berarti, bukan hanya bagi Danar Hadi, tetapi juga bagi ekosistem bisnis usaha batik di Indonesia secara lebih luas.

“Ekspor produk akan membawa dampak sosial dan ekonomi yang baik bagi komunitas lokal termasuk para pengrajin batik, serta sebagai cara untuk memperkenalkan indahnya kreasi budaya Indonesia di kancah dunia,” kata Diana.

Diana Kusuma Dewati Santosa
Putri kedua pendiri Danar Hadi, Diana Kusuma Dewati Santosa, sedang menata kain batik Danar Hadi

Kiprah Batik Danar Hadi yang melegenda

Perjalanan Danar Hadi untuk menjaga warisan budaya batik dari masa ke masa telah dimulai sejak tahun 1967. Kala itu, sepasang suami-istri, Santosa Doellah dan Danarsih Hadipriyono, memulai usaha batik dari rumah sederhana mereka di Solo, Jawa Tengah.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.