Update Perang Rusia-Ukraina: Rusia Dituding Gelar Referendum Palsu untuk Caplok Wilayah Ukraina | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Inilah perkembangan terkini perang Rusia-Ukraina, pada Sabtu (24/9/2022).

Empat wilayah yang dikuasai separatis pro-Kremlin dan pasukan Moskow telah memulai referendum untuk bergabung dengan Rusia.

Tindakan ini menuai kecaman keras dari para pejabat Barat.

Berikut update selengkapnya, dilansir Guardian

1. PBB Yakin Rusia Lakukan Kejahatan Perang

Baca juga: Antrean Panjang Orang Rusia Ingin Kabur, hingga Ramai di Media Sosial Cara Melarikan Diri dari Rusia

PBB mengatakan para penyelidiknya telah menyimpulkan bahwa Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina, berupa pemboman wilayah sipil, eksekusi, penyiksaan dan kekerasan seksual.

Tim yang terdiri dari tiga ahli independen telah meluncurkan penyelidikan awal untuk memeriksa wilayah Kyiv, Chernihiv, Kharkiv, dan Sumy.

Mereka dilaporkan, “dikejutkan oleh sejumlah besar eksekusi di area yang kami kunjungi”.

“Tanda-tanda yang terlihat dari eksekusi pada tubuh, seperti tangan diikat ke belakang, luka tembak di kepala dan digorok leher.”

2. Antrean untuk Keluar dari Rusia

Papan keberangkatan di bandara Moskow. (Sergei Vedyashkin/Kantor Berita Moskow)
Papan keberangkatan di bandara Moskow. – Konflik Rusia-Ukraina memasuki babak baru, kini Barat ramai mengecam referendum yang dianggap sebagai upaya Rusia mencaplok wilayah. (Sergei Vedyashkin/Kantor Berita Moskow) (The Moscow Times)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.