Usai Ditutup, Padepokan Milik Gus Samsudin di Blitar Kini Dijaga Polisi | 31left

TRIBUNNEWS.COM, BLITAR–  Polisi menjaga Padepokan Nur Dzat Sejati milik tokoh spiritual Gus Samsudin Jadab yang terletak di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Senin (1/8/2022).

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Blitar, Iptu Udiyono mengatakan, penjagaan oleh personel kepolisian itu dimaksudkan menghindari kemungkinan terjadinya tindakan anarkis.

Baca juga: Padepokan Gus Samsudin Ditutup Warga, Kades: Nama Desa Rejowinangun Di-Bully di Media Sosial

Penjagaan dilakukan selama 24 jam.

“Polres Blitar sudah mengirimkan satu peleton anggota untuk berjaga di padepokan. Penjagaan ini akan dilakukan sampai terjadinya mediasi lebih lanjut yang sedang diupayakan Bapak Kapolres Blitar,” kata Udioyono kepada Kompas.com, Senin.

Udiyono enggan menjelaskan lebih jauh terkait upaya mediasi dan meminta wartawan menanyakan langsung ke Kapolres Blitar AKBP, Adhitya Panji Anom.

“Nanti kita infokan kalau sudah pasti dilakukan mediasi antar pihak,” ujarnya.

Pada Minggu (31/7/2022), ratusan warga Desa Rejowinangun menggeruduk padepokan yang terletak di dekat Sungai Brantas itu supaya ditutup.

Tuntutan warga itu menyusul terjadinya perseteruan antara Youtuber Pesulap Merah dan Gus Samsudin yang juga aktif membuat unggahan konten di Youtube.

Baca juga: Profil Padepokan Tunggal Jati Nusantara yang Gelar Ritual di Pantai, Berujung 11 Orang Tewas

Perseteruan berawal dari sesumbar Pesulap Merah yang menyebut kemampuan spiritual Gus Samsudin tidak nyata dan berjanji akan membuktikan kepalsuan kesaktian yang selama ini diklaim oleh Gus Samsudin.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.