Viral Pungli di SMAN 3 Kota Bekasi, Ridwan Kamil Pastikan Sanksi | 31left

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil meradang lantaran laporan dugaan pungutan liar (pungli) berkedok sumbangan di SMAN 3 Kota Bekasi.

Kang Emil, begitu ia biasa disapa, memposting unggahan hasil rapat silaturahmi orang tua dan komite SMAN 3 Kota Bekasi yang meminta sumbangan awal tahun sebesar Rp4,5 juta dan sumbangan bulanan Rp300 ribu hingga lulus dari sekolah.

“Di sekolah negeri baik SMA/SMK/SLB yang menjadi kewenangan Provinsi. Semua urusan anggaran pendidikan itu sepenuhnya diurus oleh negara,” sebut Ridwan Kamil dalam media sosial resminya di Facebook, Instagram, dan Twitter, Rabu (16/11).

Ia menegaskan, kalaupaun ada urgensi pemungutan biaya, hal itu pun harus mendapatkan izin tertulis dari Gubernur Jawa Barat.

“Saya sudah mengirimkan Kadisdik untuk menelusuri pungutan di atas, dan segera memberi sanksi jika ada pelanggaran aturan yang disengaja oleh sekolah yang bersangkutan,” tegasnya.

“Jika ada praktik keliru yang sama di sekolah-sekolah menengah negeri lainnya, segera dilapori kepada kami atau @disdikjabar,” tambahnya.

Postingan Kang Emil mendapat respon luar biasa dari netizen. Untuk instagramnya, ada sebanyak 14.319 komentar yang mengeluhkan pungli tersebut. Sebelumnya, jagad media sosial juga dihebohkan beredarnya video rapat komite SMAN 3 Kota Bekasi terkait dugaan pungli di sekolah negeri tersebut.

Dalam video itu tampak seorang tengah melakukan presentasi di depan sejumlah orang yang diduga para orang tua atau wali murid. Pria itu diduga dari pihak sekolah.

“Dalam rangka mencapai ini tadi, maka dibutuhkan anggaran. Ini kebutuhannya. kebutuhan yang akan kita capai. Kalau kita sedikit rinci, 4,7 itu untuk satu kali dalam arti, sampai dengan kelas 3,” kata Pria tersebut. Tampak pada layar presentasi infocus dalam rapat itu angka Rp4,7 juta.

Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak SMAN 3 Kota Bekasi atas kemarahan Kang Emil terkait dugaan pungli sekolah tersebut. (OL-8)


admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *