Wamenkes Apresiasi Layanan Telekonsultasi Terpadu SmartRSCM | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) meluncurkan layanan telekonsultasi terpadu bernama SmartRSCM di gedung RSCM, Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan, sudah lebih dari 2 tahun Indonesia dilanda pandemi Covid-19.

Pada saat awal-awal pandemi pelayanan pasien mengalami kesulitan karena banyak pasien yang takut datang ke rumah sakit. Akibatnya pasien tidak bisa berkonsultasi ke rumah sakit.

“RSCM mengambil peran dalam menggunakan revolusi telekonsultasi dengan membuat SmartRSCM. Saya ucapkan terima kasih,” ujar Dante yang hadir untuk meluncurkan secara simbolis.

Hal ini sejalan dengan transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin. 

Ada 6 pilar transformasi kesehatan yang dilakukan, yakni Transformasi Layanan Primer, Transformasi Layanan Rujukan, Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan, dan Transformasi Teknologi Kesehatan.

Baca juga: Wamenkes Dante Saksono: Indonesia Ada di Fase Pandemi Terkendali

SmartRSCM ini merupakan bagian dari pilar keenam terkait transformasi teknologi kesehatan.

SmartRSCM ini berupa aplikasi yang memudahkan pasien berkonsultasi dengan dokter secara virtual di manapun dan kapanpun. Telekonsultasi juga mencakup berbagai macam layanan lainnya seperti reservasi layanan, tebus obat, reservasi laboratorium, dan pembayaran.

Dengan menggunakan layanan telekonsultasi ini pasien dapat mengakses layanan kesehatan secara keseluruhan dengan mudah dimanapun kapanpun hanya dalam satu genggaman.

Aplikasi tersebut didesain untuk memudahkan pasien berkonsultasi dengan dokter handal masing-masing. Selain dapat berkonsultasi via video call keunggulan dari aplikasi SmartRSCM adalah seluruh konsultasi masuk ke rekam medik pasien, sehingga dapat terpantau oleh dokter dengan baik dan akuntabel sesuai standar internasional.

Leave A Reply

Your email address will not be published.